Sedang Jatuh Cinta (Lagi) - Part 1 Perkenalan

Dia yang tak bisa aku sebutkan namanya, namun menjadi daftar nama baru yang aku sebut dalam doa-doaku.

Dia adalah dia.

Awal berjumpa, dia menghampiriku. Mengajakku berbincang seputar hal-hal biasa. Hal-hal biasa saat berkenalan. "Dimana rumah?", "Kuliah dimana dulu?" dan lain-lain. Dan aku sedikit ceramah tentang metrologi. Bidang yang sedang aku tekuni dan masih belum banyak orang yang paham tentang itu. "Metrologi bukan Meteorologi. Ilmu pengukuran secara luas bukan ilmu tetang cuaca. Hehehe.", kataku. Kemudian disambung obrolan lain-lain yang aku tak ingat.
Setelah itu, kami bertukaran nomor ponsel. Dan dia yang meminta duluan.

Oh ya, kami berkenalan ditempat kerja. Dan perkenalan yang tadi adalah saat hari pertamaku masuk kerja. Aku sangat ingat sekali tanggal, bulan dan tahunnya. Kamis, 12 Januari 2017. Aku bahkan ingat pakaian yang aku kenakan ketika itu. Rok hitam rempel dengan atasan blazer bercorak abu kecoklatan dengan kerudung merah yang dikenakan sederhana. Dan dia, kalau tidak salah mengenakan baju kaos biru. Maaf kalau salah ya.

Ruangan bidangku dan ruangan bidangnya bersebrangan. Meskipun demikian, aku tidak melihatnya setiap hari.

Dia adalah teman keduaku setelah atasanku di tempat kerja.
Dia dan aku seumuran, hanya terpaut satu tahun. Karena teman-teman kantor yang notabene jauh lebih tua dari kami, kami menjadi akrab. Meskipun demikian kami tidak lantas memanggil dengan nama langsung satu sama lain. Aku memanggilnya aa, dia memanggilku teteh. Aa adalah sebutan kakak laki-laki dalam bahasa sunda dan teteh adalah sebutan kakak perempuan dalam bahasa sunda.

Dan setelah hari-hari itu, dia agak sering mampir keruanganku saat sedang santai untuk sekedar mengobrol hal-hal ringan.

-Dila Nur-

Selanjutnya >>

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sedang Jatuh Cinta (Lagi) - Part 6 Kepergok